
Jikalau semua berbeda
Kau bukanlah orang yang kupuja
Tetapi hatiku telah memilihmu
Walau kau tak mungkin tinggalkannya
Jadikan
aku yang kedua
Buatlah diriku bahagia
Walau pun kau takkan pernah
Kumiliki selamanya
- Jadikan Aku Yang Kedua – Astrid -
Merasa ada di posisi Astrid sekarang ini? Hmm... ada
beberapa hal memang wajib kita perjuangkan soal cinta, tapi kadang ada juga yang
harus dikorbankan. Terus, kalau posisi kedua ini, seharusnya diperjuangkan atau
dikorbankan? Let’s see!
Dua alasan mendasar cowok menjadikan kamu selingkuhan:
·
Mencari second choice
alias cadangan untuk dipilih
Cowok yang satu ini, mencari mangsa karena merasa jenuh
dengan hubungannya yang (mungkin…) monoton. Merasa jenuh dan berusaha
menghilangkan kejenuhannya, bikin cowok dengan gampang mencari alasan untuk
mendua. Dengan tetap ‘setia’ ke pacar pertamanya, dia spare waktu untuk
tempat keduanya berbagi rasa sayang. Yah... namanya juga cowok, kalau menurut
dia yang kedua lebih baik dari yang pertama, maka dia akan bikin alasan
(lagi-lagi) kejenuhan sebagai alasan untuk putus! Tapi kalau dia merasa pilihan
pertama adalah yang terbaik, fiuh... gampang deh buat mengakhiri seri
keduanya. Tinggal bilang kalau sebenarnya dia udah punya cewek, dan masih
sayang banget sama dia. Huh... sakit!
·
Just wanna have
fun
Cowok yang memang pengen senang-senang dengan mencari
selingkuhan, biasanya cari korban yang cuma mau having fun aja! Pastinya,
dia nggak bakal berani milih cewek yang bisa berubah jadi psiko kalau nantinya
dia putusin. Main aman, dengan nyari cewek yang udah punya pacar juga dia
jalani. Yeah, both of them sama-sama jadi orang kedua dalam hubungan
masing-masing. Kalau yang ini, statusnya memang sama-sama mabok! Karena itu
juga, dua-duanya nggak akan pernah melibatkan perasaan terlalu dalam. Hubungan
ini cuma sebatas hiburan, dan cowok yang melakukan ini tahu banget, dengan
siapa dia benar-benar bisa berbagi.
Cowok di luar sana yang
selingkuh (secara sadar atau nggak sadar) punya satu habit yang bagus,
tapi jelek: selalu mencari yang lebih baik dan lebih baik lagi. Cowok
kayak gini nggak akan pernah sadar, apa yang sebenarnya terbaik buat dia
karena dia nggak pernah bisa merasa puas!
Satu lagi, dua alasan cowok di
atas...(dengan hasil terburuk), semuanya merugikan kamu!
Dua Komitmen dasar jadi selingkuhan
Kalau kamu sadar, status kamu adalah orang kedua dalam
sebuah hubungan, ada dua komitmen yang bakal kamu ambil:
·
Nomor dua nggak akan pernah jadi
nomor satu!
Posisi nomor satu tuh selalu di atasnya nomor dua. No
hurt feeling kalau ternyata kamu cuma dapat status, tapi cinta, waktu dan
pengorbanan yang sebenarnya, dia kasih buat pacar ‘resminya’. Yah... meskipun,
kamu juga punya status resmi dari dia, but it’s only status! Kamu
nggak akan pernah jadi nomor satu di hatinya!
·
Public enemy
Pacar pertama ‘cowok’ kamu yang sekarang, pasti punya
teman yang siap mendukungnya all the time, dan pasti nggak cuma
satu dong. Ini nih yang bikin kemana pun kalian nge-date, bawaannya nggak
bakal bisa tenang. Jadi kayak buronan kota gitu, deh! Dan... kalau nantinya
hubungan gelapmu ketahuan sama cewek pertamanya, siap-siap aja diteror tujuh
turunan!
Komitmen Lain
·
Seperti yang dibilang Astrid,
jadi orang kedua (secara sadar atau nggak sadar), bikin kamu nggak akan
pernah memiliki dia seutuhnya! Pasti juga ada tenggang waktu, di mana dia
akan meninggalkan kamu pada waktunya nanti!
·
Sekali lagi, nggak ada yang
boleh sakit hati kalau nantinya harus berakhir.
·
Kalau hubungan kamu dan dia
semakin dalam, tengok kiri-kanan, depan-belakang lagi, deh! Siapa aja yang
nantinya bakal kalian sakiti.
·
Lihat lagi, hubungan yang kamu
jalani itu baik nggak untuk hubunganmu dengan orang lain. Kalau banyak orang tahu,
kamu rela jadi selingkuhan, kamu bakal dianggap cewek yang rela melakukan apa
aja, untuk mendapatkan apa yang kamu mau.
Final Decision
You’re the best for him! Are you
sure? Ada 2 kasus:
·
Dalam statusmu yang nggak pernah
tahu kalau sebenarnya kamu adalah selingkuhan, tapi pada akhirnya dia memilih
kamu sebagai yang terbaik. Selama keyakinannya soal kamulah yang terbaik itu
benar, nggak masalah. Tapi kalau selingkuh adalah penyakit dia yang udah akut,
nantinya dia juga bakal cari selingkuhan baru di belakang kamu!
·
Kamu sadar banget kalau lagi
dijadikan selingkuhan? Akan lebih baik, kalau kesadaranmu itu bikin kamu
mundur. Tapi kalau kamu udah kena cinta buta dan terus jalan, sorry girl!
Kamu pasti tahu berlakunya karma. Hi... serem banget kalau ngomong soal yang
satu ini. Udah tahu selanjutnya gimana kan? Yap, apa yang kamu tanam bakal
kamu petik hasilnya. Cepat atau lambat! Jadi orang kedua bukan sesuatu yang
harus diperjuangkan!
Yang perlu cewek-cewek tanamkan disini adalah, masih
ada jutaan cowok single yang mau berbagi rasa sayang sama kamu! Jangan
kayak cewek nggak laku aja, deh! Be a good girl, be inspire!
Jadi apa salahnya bagi kaum cowok untuk sekali-kali bisa mengerti
apa cewek rasakan. Begitu juga cewek yang kadang ada juga yang selingkuh. Ya
namanya juga manusia ngga luput dari kesalahan. Ngga ada yang sempurna khan,
baik cewek maupun cowok. Tinggal gimana kita menyikapinya. Kalau memang
terpaksa harus ada perpisahan, ya relakan saja, mungkin itu yang terbaik buat
dia dan kita juga. Jangan sampai terlalu terobsesi untuk memaksakan kehendak
kita sendiri.
Pemuatan Artikel seizin: Enny | Olga! Magz ----- Foto repro: gettyimages